Sabtu, 23 September 2017

Guru Bejat, Indonesia Hancur!

     Banyak orang yang berkata bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Menjadi guru adalah suatu pekerjaan yang mulia yang memberikan jasanya kepada banyak orang. Tanpa adanya pekerjaan seorang guru, mungkin saja banyak orang-orang menjadi bodoh dan dunia ini akan dipenuhi oleh kebodohan. Seorang guru tugasnya adalah mengajar, mendidik, dan tentu saja harus memberikan teladan atau contoh yang baik kepada murid-muridnya. Jika seorang guru saja tidak memberikan contoh yang baik, kemungkinan besar anak didiknya juga akan mencontohnya. Siapa yang sangka bahwa di negara kita ini yaitu Indonesia, ada seorang guru yang melakukan hal tak terduga kepada muridnya?
     Seorang guru sekolah menengah atas (SMA) di Purworejo, Jawa Tengah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya. Diduga guru tersebut melakukan pelecehan seksual kepada sembilan orang muridnya. Ada juga yang menghebohkan, kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh guru di JIS. Diduga 2 orang guru berkewarganegaraan asing dan seorang petugas kebersihan melakukan pelecehan seksual terhadap seorang murid TK. Pelaku melakukan pelecehan saat korban berada di kamar mandi. Orangtua dari murid tersebut melaporkan hal tersebut kepada polisi dan hal tersebut langsung menyebar karena terjadi di sekolah international.
     Akibatnya, para pelaku diduga bersalah dan dihukum sekitar 11 tahun penjara. Karena kejadian tersebut, korban yaitu murid sangat mengalami trauma setiap kali mendengar kata 'kamar mandi'. Bahkan ia hampir tidak mau sekolah karena takut. Orangtua korban berharap agar putrinya tidak trauma lagi dan mau pergi bersekolah. Solusinya, sebagai orangtua, harus lebih waspada dan sigap bertindak jika anak mengalami suatu masalah. Orangtua harus selalu mensuport anak-anaknya dan selalu mendapingi anaknya.

11 komentar:

  1. Makash saya jadi lebih tauuuuuuu

    BalasHapus
  2. Temanya menarik sekali ! Menggunakan kata-kata frontal untuk menggambarkan suatu tema dan kondisi yang terjadi sungguh ide yang sangat baik.

    Untuk konten cukup baik, namun belum ada relasi terkait yang dijelaskan antara judul dan konten yang ditulis. Isi dan penulisannya sudah bagus, tinggal dikembangkan sedikit lagi saja. Memasukan fakta yang ada juga ide bagus, namun jauh lebih baik untuk menjelaskan secara objektif. Fakta yang dimasukan justru terlihat subjektif karena tidak sesuai dengan perkembangan kasusnya. Dampaknya, bisa saja menimbulkan perspektif negatif bagi pembaca.

    Susunan paragraf mungkin bisa lebih dirapihkan sesuai kontennya agar pembaca lebih tertarik lagi dengan apa yang dibahas.

    Semangat berkarya terus ya !

    BalasHapus